Mengenal Jenis Loading Dock di Gudang Modern
Loading dock atau Dermaga di Indonesia adalah tempat penyimpanan barang atau pusat distribusi yang digunakan sebagai area bongkar muat dari kendaraan pengangkut barang seperti truk. Area pemuatan memiliki pintu seukuran box truk / container dengan lantai yang lebih tinggi dibandingkan dengan lantai pijakan ban kendaraan.
Dalam system pergudangan modern, loading dock biasanya memiliki setidaknya satu atau lebih fungsi dan peralatan dari daftar sebagai berikut:
- Dock Bumper yang berfungsi untuk menyerap guncangan dan mencegah truk yang menghadap ke belakang dari merusak struktur bangunan loading dock.
- Dock Leveler berfungsi sebagai penghubung atau jembatan antara lantai bangunan dengan truk, Dock Leveler tertanam pada lantai dengan ketinggian yang dapat disesuaikan dengan ketinggian truk.
- Penahan Truck merupakan alat yang digunakan untuk mencegah truk bergerak sendiri yang dapat menyebabkan kecelakaan atau kerusakan bangunan itu sendiri.
- Lampu Dock adalah salah satu alat yang membantu dalam menerangi pada saat terjadinya bongkar muat barang, terutama pada saat bongkar muat barang di malam hari.
- Tempat berlindung atau atap untuk melindungi barang dari cuaca terutama pada saat hujan selama proses terjadinya bongkar muat barang, karena barang yang rusak dan basah terkena air hujan dapat merugikan perusahaan, dan dock leveler yang terkena air terus menerus dapat memperpendek masa pemakaian dari dock leveler tersebut.
Kelima jenis peralatan di atas merupakan jenis peralatan yang berguna untuk melengkapi area bongkar muat atau loading dock, terlepas dari jenis platform bongkar muat di gudang, setidaknya satu atau lebih peralatan di atas haruslah disediakan demi keamanan pada saat prodses terjadinya bongkar muat barang.
Baca Juga: Rubber Bumper Loading Dock
Tipe-Tipe Loading Dock
Berikut ini adalah tipe-tipe loading dock yang biasanya dimiliki gudang modern adalah:
- Flush Loading Dock
Desain dari Flush Loading Dock ini adalah desain yang sangat umum, dimana pintu loading dock menempel pada dinding pondasi dari bangunan. Desain dari tipe loading dock ini biasanya dipilih karena cukup menghemat ruang, tetapi faktor keamanan seperti memiliki rubber bumper dan dudukan truk juga harus dipertimbangkan.
- Open Loading Dock
Meskipun desain dari Open Loading Dock ini tidak terlalu populer akhir-akhir ini, karena kurangnya perlindungan dock leveler dari cuaca ekstrim (hujan, panas yang ekstrim, dll), desain dari tipe loading dock ini tetap masih banyak digunakan di berbagai kota Indonesia. Dermaga terbuka juga memiliki karakteristik platform terbuka dengan kanopi yang terletak pada platform, desain loading dock ini memudahkan proses bongkar muat barang karena platform terbuka, tetapi efeknya kargo dan barang menjadi tidak terlindungi dan mudah rusak atau hilang.
- Close Loading Dock
Jika dibandingkan dengan dock muat terbuka di dock muat tertutup, area bongkar muat barang benar-benar sangat tertutup, sehingga sangat terlindungi dari cuaca dan pencurian. Akan tetapi, desain dari gudang harus memperhatikan faktor keamanan dan kebersihan yang sangat-sangat diperhatikan, seperti bahaya terhadap sirkulasi asap oli dari kendaraan yang buruk.
- Saw Loading Dock
Tipe loading dock yang satu ini memiliki bentuk gergaji pada meja bongkar muat yang mirip dengan mata gergaji, yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan ruang kendaraan pada saat parkir dan manuver truk. Akan tetapi, loading dock tipe yang satu ini jarang digunakan di Indonesia,
- Mobile Loading Dock
Pemakaian tipe loading dock yang kelima ini memiliki keuntungan yang sangat baik jika digunakan pada lapangan loading dan unloading yang memiliki area gudang cukup besar, karena mobile loading dock biasa dipergunakan dimanapun, tetapi karena panjangnya hanya sekitar 13 Meter, maka harus diperlukan area yang lebih luas untuk memakai sistem mobile loading dock ini.
Baca Juga: Dock Fender Dermaga (Rubber Fender)


Leave a Reply